Menghidupkan Semangat Hidup

Menghidupkan Semangat Hidup

Banyak follower twitter di akun pribadi saya meminta untuk membahas bagaimana menjaga semangat hidup. Maka pagi ini saya ingin membahas bagaimana agar semangat hidup kita tetap hidup dan tidak mudah redup. Apakah mas Jamil selalu semangat? Tidak juga, saya pernah tidak semangat, tetapi itu hanya berlangsung beberapa menit dan tidak terlalu sering.

Lantas bagaimana saya menjaga semangat hidup tetap membara?

1. Selalu “menghidupkan” mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan dalam hidup setiap hari

Menjelang subuh atau usai sholat subuh saya selalu mengingat 5 mimpi besar yang ingin saya wujudkan dalam hidup. Saya bayangkan bila 5 mimpi besar itu terwujud, betapa banyak orang yang bisa tersenyum, betapa banyak orang yang bisa hidupnya semakin berarti.

Apakah punya “mimpi” menjadikan semangat hidup kita selalu terjaga? Belum tentu. Bila mimpi-mimpi yang ingin Anda raih hanya tentang diri Anda. Mimpi hidup tidak boleh egois. Mimpi hidup juga harus “menghidupkan” orang lain, memberi manfaat untuk orang-orang di sekitar Anda.

Buatlah mimpi hidup yang semula hanya tentang perolehan benda-benda & kemewahan duniawi (mobil mewah, rumah mewah, kapal mewah dan sejenisnya) menjadi sesuatu yang prestatif. Apa contohnya? “menjadi CEO terbaik pada tahun 2030 yang mampu membawa perusahaan yang saya pimpin diakui dunia, semua stakeholders-nya bangga menjadi bagian dari perusahaan itu.”

Pastikan juga “mimpi” hidup Anda itu tentang sesuatu yang bisa Anda banggakan di hadapan Allah, menjadi bekal di kehidupan setelah dunia. Sadarilah, ketika Anda ingin mewujudkan mimpi-mimpi Anda itu adalah ibadah yang mendatangkan cinta-Nya kepada Anda. Yakinilah bahwa Sang Maha Tahu akan membantu mewujudkan mimpi-mimpi itu. Anda tidak sendirian, ada Sang Maha Kuasa yang menemani Anda mewujudkan mimpi- mimpi itu.

Apakah Anda sudah punya mimpi? Kalau belum segeralah dibuat. Bila sudah, periksalah kembali mimpi-mimpi hidup Anda. Siapakah pemetik manfaat bila mimpi-mimpi Anda terwujud? Apakah orang-orang yang mencintai Anda semakin bangga kepada Anda bila mimpi itu terlaksana? Apakah mimpi itu juga layak Anda jadikan bekal untuk kehidupan akhirat?

Tetapkanlah mimpi hidup yang menantang dan bernyali sebagai pondasi menghidupkan semangat Anda. Ibarat naik taxi, Anda harus menetapkan tujuan. Bila tidak memiliki tujuan, taxi berjalan tanpa arah sementara argo terus berjalan. Inginkah hidup Anda seperti itu?

2. Biasakanlah melakukan satu pekerjaan di satu waktu

Jangan biasakan melakukan multitasking alias melakukan banyak pekerjaan diwaktu yang bersamaan. Berbagai riset telah menunjukkan kerugian multitasking, salah satunya menjadikan Anda mudah lelah dan mudah terserang penyakit. Alih-alih berharap meningkatkan produktivitas ternyata multitasking justeru menurunkan produktivitas.

Saat bekerja di depan komputer maka bekerjalah, jangan “mencuri-curi” waktubermain game atau berselancar di dunia maya. Saat ngobrol dan bercanda dengan orang lain kerahkanlah energi Anda untuk mereka bukan disambi bermain hp, bb, iPhone dan sejenisnya.

Ketahuilah, “nyambi” itu membuat Anda cepat lelah dan kehilangan semangat. Tidak percaya?Bacalah berbagai riset dan buku yang membahas tentang hal ini, salah satunya riset yang dilakukan Jim Loehr yang telah diakui dunia. Atau baca juga di buku ke 4 saya DNA Sukses Mulia (Gramedia). Ayo berlatihlah membiasakan diri melakukan satu pekerjaan di satu waktu.

3. bergaulah dengan orang-orang yang “berenergi” tinggi

Coba cek sahabat-sahabat Anda, apakah orang yang semangat? Atau orang yang sering mengeluh? Ingatlah, diri Anda bisa dilihat dari siapa teman-teman Anda. Berinteraksi intensiflah dengan orang- orang yang bukan hanya saja positif tetapi juga produktif dan kontributif.

Orang yang di dalamnya melekat 3-tif (positif, produktif, kontributif) inilah yang saya sebut orang yang berenergi tinggi. Bergaul dan berinteraksilah dengan mereka.

Mulailah dari hal-hal yang sederhana, followlah akun twitter orang-orang yang berenergi tinggi. Unfollowlah akun twitter yang isinya kebanyakan keluh kesah, galau dan hal-hal negatif lainnya. Di rumah, biasakan diri untuk tidak menghabiskan waktu di depan televisi menonton acara-acara negatif dan tak bermutu. Waktu di rumah lebih banyak digunakan untuk menciptakan energi tinggi melalui bermain dan berinteraksi dengan orang-orang yang ada di dalamnya.

Ingin semangat hidup Anda terus hidup? Cobalah praktekan tiga hal tersebut di atas. Saya garansi, bila Anda melakukan hal itu selama 90 hari tiada henti dengan benar, kehidupan Anda akan benar-benar lebih semangat dan bergairah. Tidak percaya?Buktikan dulu dong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *